MU’AWIYAH BIN ABU SUFYAN, DARUL HAQ

Rp. 159.000,-

Rp. 159.000,-

PRESTASI GEMILANG SELAMA 20 TAHUN SEBAGAI GUBERNUR & 20 TAHUN SEBAGAI KHALIFAH DISERTAI STUDI KRITIS TERHADAP FITNAH-FITNAH YANG TERJADI DI ZAMANNYA.

Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiallahu ‘Anhum telah menjadi orang besar sejak Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam masih hidup, yaitu sebagai seorang penulis wahyu. Di zaman kekhalifahan Abu Bakar Radiallahu ‘Anhu, Mu’awiyyah Radhiallahu ‘Anhu adalah seorang panglima penting dalam penaklukan Syam. Pada masa Umar Radhiallahu ‘Anhu, Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu adalah telah muncul menjadi sosok yang unggul hingga khalifah Umar Radhiallahu ‘Anhu  menyerahkan Damaskus dan Ba’labak di bawah kepemimpinannya. Dan di masa Utsman Radhiallahu ‘Anhu , Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu  meraih puncak pencapaian yang gemilang; berhasil menaklukan banyak wilayah di Syam, salah satu pusat kekuatan Romawi paling kokoh ketika itu. Dan di masa itu pula, untuk pertama kali Ummat Islam berhasil membentuk pasukan angkutan laut yang hebat, dan ini sekali lagi adalah jasa Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu.  Tetapi ketika Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu menjadi khalifah, kenapa Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu tidak mau berbai’at ? Sikap Mu’awiyah  Radhiallahu ‘Anhu ini kemudian memicu berbagai peristiwa besar : Perang Shiffin, peristiwa Tahkim, munculnya Khawarij, munculnya agama Syiah; yang hingga kini semua itu terus menjadi bahan kajian menarik. Buku ini mengulas secara faktual disertai dengan analisa yang kuat, semua yang terjadi dalam kurun waktu itu, kasus demi kasus, sehingga berbagai peristiwa yang tampak bagaikan tumpukkan peristiwa acak, dan fitnah tumpang tindih menjadi terurai dan terpetakan dengan jelas.

Di antara gerakkan jihad yang dilakukan Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu adalah menghadapi Romawi Byzantium yang berpusat di Konstantinopel, yang ketika itu adalah palang pintu benua Eropa. Dan yang paling spektakuler adalah keberhasilan Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu menaklukan Afrika Utara seluruhnya. Kemudian menaklukan ke arah timur hingga mencapai khurasan, Sijistan dan negeri-negeri seberang sungai Jaihun ( kini : Sungai Amu Darya ).

Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu telah mengabdikan hidupnya dijalan Allah selama 40 tahun; dua puluh tahun sebagai Gubernur dan dua puluh tahun sebagai Khalifah, yang sepanjang masa itu penuh dengan torehan jasa yang luar biasa bagi kaum Muslimin. Tetapi di akhir hidupnya, mengapa Mu’awiyah membai’at putranya, Yazid ?. Padahal kala itu masih banyak para Sahabat hebat yang yang masih hidup. Kemudian di zaman Tazid  inilah cucu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, al Husain bin Ali Radhiallahu ‘Anhu terbunuh. Apa yang sebenarnya terjadi ? Siapa yang bertanggung jawab ? Lebih dari itu, apa sebenarnya yang menyebabkan hari terbunuhnya al-Husain  Radhiallahu ‘Anhu diperingati oleh agama Syi’ah sebagai hari yang utama bagi agama mereka ? Kemudian, jauh hari setelah al-Husain terbunuh, khurafat tersebar simpang siur, tidak kurang dari enam kota besar di berbagai belaahan bumi ini mengklaim bahwa kepala al-Husain Radhiallahu ‘Anhu di makamkan disana; di mana sbenarnya kepala al-Husain dimakamkan ? Buku ini adalah salah satu rujukkan sejarah yang penting bagi kaum Muslimin. Dan inilah salah satu usaha kami untuk ikut mengurangi sejarah yang telah dibuat kusut oleh para orientalis dan Syiah.

 

Judul buku                    :   Mu’awiyah Bin Abu Sufyan  Radhiallahu ‘Anhu.

Penulis                            :   DR. Ali Muhammad ash-shallabi.

Penerbit                         :   Pustaka Darul Haq.

Ukuran buku               :   17 x 24,6 cm ; xxxviii + 1076 hal.

Berat                               :   1’7 kg

Harga                              :   Rp. 159. 000,-

Tinggalkan komentar

Filed under Buku Tarikh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s